Sejarah Pizza: Dari Roti Biasa Hingga Menjadi Makanan Internasional

Sejarah Pizza: Dari Roti Biasa Hingga Menjadi Makanan Internasional

Siapa sih yang bisa menolak kelezatan pizza? Mulai dari yang sederhana dengan topping keju mozzarella yang meleleh, hingga yang penuh dengan berbagai topping mewah, pizza menjadi salah satu makanan yang digemari banyak orang. Tapi, tahukah kamu bagaimana sih sejarah pizza bisa ada? Mari kita sedikit menyelami perjalanan sejarah pizza yang ternyata penuh kejutan!

Awal Mula Pizza: Roti dengan “Topping”

Sebagian besar dari kita mengenal pizza sebagai makanan dengan adonan roti yang dibumbui berbagai macam topping. Namun, pizza tidak langsung terkenal seperti sekarang. Pada awalnya, pizza hanyalah roti pipih yang dimakan oleh orang-orang di zaman kuno, seperti orang Yunani dan Romawi. Roti tersebut hanya diberi bahan-bahan sederhana seperti minyak zaitun, rempah-rempah, dan kadang-kadang keju. Jadi, kalau dulu pizza cuman roti dengan toping seadanya, nggak heran kalau rasanya cuma gitu-gitu aja.

Pizza dan Napolitan: Menggugah Selera dengan Topping Tomat

Kisah pizza mulai menarik perhatian ketika kita beralih ke Naples, Italia, sekitar abad ke-18. Di sini, pizza mulai dikenal dengan nama “pizza margherita”, yang konon dibuat untuk menghormati Ratu Margherita dari Savoy pada tahun 1889. Pizza ini memiliki topping yang sangat sederhana: saus tomat, keju mozzarella, dan daun basil. Wah, jadi pizza pertama yang kita kenal ini ternyata dibuat dengan niat spesial, bukan hanya buat makan doang!

Namun, yang membuat pizza semakin “terkenal” bukan hanya rasanya yang enak, tapi juga karena sejarahnya yang cukup dramatis. Awalnya, pizza hanya dimakan oleh kalangan miskin di Naples karena merupakan makanan murah meriah. Bayangkan, pizza pertama hanya dihargai sekitar beberapa sen. Tidak heran jika pizza waktu itu sering dijuluki sebagai “makanan rakyat”.

Perkembangan Pizza ke Dunia Internasional

Pada awal abad ke-20, banyak orang Italia yang bermigrasi ke Amerika Serikat, membawa serta resep pizza mereka. Meskipun pizza sudah ada di Italia sejak lama, pizza di Amerika mulai mendapatkan visit us popularitas setelah Perang Dunia II. Pasca perang, banyak tentara Amerika yang kembali ke tanah air mereka dengan membawa kenangan akan pizza yang mereka nikmati di Eropa. Mulai dari saat itulah, pizza mulai masuk ke restoran-restoran dan merambah ke kalangan masyarakat kelas menengah.

Berkat imigran Italia di Amerika, pizza pun berkembang pesat dan beradaptasi dengan selera orang Amerika. Topping seperti pepperoni, jamur, dan berbagai jenis keju mulai populer. Pizza pun akhirnya menjadi lebih bervariasi dan dikenal di seluruh dunia, dari negara barat hingga timur. Bahkan, di Indonesia sekarang, pizza sudah menjadi salah satu makanan favorit yang sering dipesan lewat aplikasi online.

Pizza, Simbol Global yang Tak Terbendung

Sekarang, pizza bukan lagi makanan yang hanya dikenal di Italia atau Amerika. Pizza sudah menjadi simbol kuliner global. Dengan berbagai variasi yang ada, dari pizza tipis ala Napoli hingga pizza tebal ala Chicago, semuanya bisa dinikmati oleh siapa saja di seluruh dunia. Bahkan, kalau kamu lagi liburan ke luar negeri, pasti ada aja restoran pizza di mana pun kamu berada. Kalau nggak nemu, ya pasti ada restoran yang ngasih layanan antar pizza!

Jadi, begitulah sejarah pizza yang sederhana namun kaya akan cerita. Dulu cuma roti pipih yang biasa aja, sekarang pizza menjadi makanan internasional yang sangat populer. Bahkan, sekarang pizza nggak cuma buat dimakan, tapi juga buat pamer foto di Instagram! Makanan yang awalnya hanya untuk orang miskin di Napoli, kini menjadi simbol kebersamaan, kenikmatan, dan… foto-foto foodporn!

Leave a Comment